Kamis, 31 Maret 2016

Kenangan, Sahabat dan Masa Depan


foto kenangan saat SMP
Kenangan, Sahabat dan masa depan. hal ini yang sedang berputar-putar dalam kepala saya.
kenangan bagi saya merupakan sebuah buku cerita tak berwujud yang terus diperbaharui oleh setiap orang, berisi kisah baik, buruk, memalukan, membahagiakan, dan lain-lain. Sampai sekarang banyak kenangan yang indah maupun memalukan dalam hidup saya. "Ingatlah  kenangan indah saat hati mu terluka dan bersedih agar rasa sakit itu hilang dan dapat tersenyum kembali" itu kata-kata yang saya suka dari kenangan dan itu sangat terasa bagi saya. 

Sedangkan sahabat adalah menurut saya adalah salah satu tokoh dalam kehidupan saya yang membantu saya dalam menjalani hidup ini. Dulu saya tipe orang yang sulit bergaul dengan orang lain, tapi itu bukan berarti saya harus diam melulu, tentu saya harus berinteraksi dengan orang lain. yang mungkin dia adalah sahabat saya pada lain waktu. maka saya mencoba menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar, terutama saat di sekolah, memang sulit, ada berbagai tipe orang dengan sifatnya yang berbeda-beda, ada yang usil sekali, bawel, ada yang lebih pendiam dari saya, ada juga yang tidak bisa diam mungkin itu disebutnya hyper aktif ya. tapi saya bisa menyesuaikan diri dengan mereka saat itu, walau saya juga kdang-kadang malah terbawa kebiasaan yang tidak baiknya juga sih, itu saja yang saya sesalkan. 
Sahabat dari PMK STBA
Saya senang sampai saat ini telah ada beberapa sahabat yang ada disamping saya, walau tak salamanya hubungan kami baik, ada saat dimana kami saling bermusuhan karena suatu hal, namun dengan segera kami berbaikan.
Untuk pendapat lain tentang sahabat saya tidak tahu apakah mereka tulus pada sahabat mereka, kaena terkadang orang bersikap baik saat butuh, dan menjauhi yang lain saat senang atau orang lain sulit. Sementara itu sahabat bagi saya adalah bagian dari keluarga yang baru karena saya mencintai mereka semua. 

Masa depan, untuk saya yang dalam semester akhir, masa depan merupakan kata yang terus menjadi "trending topic" di kepala, maupun dalam keluarga. Waktu berkumpul bersama keluarga besar selalu ditanyakan "kalo udah lulus mau kerja dimana?" atau "mau jadi apa?" dan pertanyaan lainnya yang seputar itu. yah, untungnya belom ditanya kapan nikah atau mana calonnya. hahahaha.........
Untuk bagaimana masa depan saya, saat ini saya belum mendapatkan jawabannya. Karena saya belum membuat target. tapi saya kadang membayangkan dan memikirkan "ingin bagaimana dan dimana saya hidup? " lalu "pekerjaan seperti apa yang saya lakukan?". Sudah berbagai macam profesi saya pikirkan, saat SMP, karena saya merasa bisa dan mampu dipelajaran akuntansi dan IPS terutama sejarah, saya berpikir untuk menjadi seorang akuntan atau seorang sejarawan, lagi pula saya merasa sejarawan itu keren. namun saat di SMA impian itu buyar karena ada sebuah kekecewaan. sehingga saya mencoba mencari lagi untuk menjadi apa. akhir-akhir ini saya berfikir untuk menjadi bed tester.
karena teman-teman saya sering mengatakan saya itu tukang tidur. Tapi di Indonesia ada profesi itu tidak ya? lagi pula berbeda dengan jurusan yang saya ambil dalam perkuliahan. menurut saya di zaman seperti sekarang jika memilih pekerjaan yang biasa akan mudah tersingkir, karena dibutuhkan sesuatu yang lebih seperti seberapa kreatif, atau pun apakah pekerjaan itu unik sehingga dapat menarik minat, dan mempengaruhi orang lain. 
Yang pasti untuk masa depan semua akan saya lakukan sepenuh hati dan tentunya dalam tuntunnan Tuhan. karena tanpa berkat Tuhan kita manusia tidak dapat melakukan apa-apa.   


Pengalaman yang Membahagiakan (Retreat PMK 2016)

Beberapa waktu yang lalu PMK STBA mengadakan acara retreat bersama di villa kayu lembang. sebelumnya kami juga pernah mengadakan acara serupa di tempat ini. walau diadakan ditempat yang sama namun kehadiran para mahasisiwa baru(maba) memberikan nuansa yang lebih menyegarkan dan membuat PMK menjadi keluarga yang lebih besar. selama 3 hari 2 malam kami semua bermain, ber Doa bersama. 

Pada hari pertama beberapa panitia telah bersiap di villa, sedangkan beberapa masih di kampus untuk pergi besama para maba setelah jam perkuliahan mereka selesai. saat itu saya menjadi salah satu panitia yang pergi bersama para maba. kami dan para maba pergi dengan menggunakan anggot yang sebelumnya telah dipesan. Kita tiba ditujuan pada sore hari, seperti biasa saat para maba tiba mereka kami beri lagu penyambutan, "You Are Very Special". lalu pembagian nama untuk permainan "angel and human" game yang sangat menarik dan setiap tahun saat  retreat kami lakukan. Game ini masing masing akan mengambil satu kertas yang telah ditulis nama orang yang hadir, selama retreat setiap orang akan menjadi angel bagi orang yang namanya ia dapatkan.  Setelah itu para maba ke kamar yang telah ditentukan oleh panitia untuk merapihkan barang bawaan mereka dan bersiap-siap untuk Ibadah malam hari. 

Pada hari kedua, acara pembuka adalah senam pagi, yang dipimpin oleh Muthi  yang merupakan anggota UKM D.O.S tapi menurut saya saat itu yang kami lakukan bukanlah senam tetapi berjoget ria karena gerakannya yang lucu, tidak sesuai dengan lagu, dan semua sibuk tertawa. justru karena itu kami semua merasa pagi itu terasa hangat walau pun embun masih turun mengelilingi kami, setelah itu saat teduh dan sarapan pagi kami lakukan bersama. Pada siangnya adalah sesi games kelompok yang mengharuskan kami membentuk kelompok dan bekerja sama, foto diatas merupakan foto setelah games selesai, di foto itu kami semua basah kuyup karena permainan terakhir adalah bermain air. Hari kedua ini ada kesan tersendiri bagi saya, karena disesi QQ setelah ibadah malam hari, saya menceritakan bagaimana keidupan saya dari waktu kecil hingga saat ini. Mungkin bagi beberapa orang itu hal biasa namun karena saya yang lebih sering menyendiri itu merupakan hal yang berkesan, bahkan saya sampai gemetaran saat bercerita,untungnya tidak nangis. 

Hari terakhir sama seperti hari kedua kami memulai hari dengan senam dan saat teduh, lalu sarapan. hari itu karena hari terakhir, tim konsumsi membuat menu yang spesial untuk kami semua. dan masakannya sangat enak. lalu setelah itu kami membersihkan diri, lalu mengepak pakaian kami dan bersiap untuk ibadah terakhir di villa, setelah ibadah ada sesi khusus, disesi ini kami masing masing menghampiri setiap orang yang ingin kami beri entah itu nasihat, kata-kata yang membangun, ataupun harapan kita pada orang tersebut. Saat seorang senior saya menghampiri saya dan mendengar kata-katanya dengan tidak sadar hati saya tersentuh, setelah dia selesai dan giliran saya menyampaikan apa yang ada dihati saya tiba-tiba saya menangis, entah kenapa bisa sampai seperti itu, saat itu saya merasa ada sesuatu yang masuk dalam hati saya sehingga tidak dapat menahan air mata, bahkan secara spontan saya merasa takut kehilangan dia, saya merasa itu bukan hal yang payah seorang laki-laki menagis tersedu-sedu seperti itu, karena berkat sesi itu saya bisa merasakan yang disebut rasa kekeluarga dan cinta dalam sebuah organisasi dalam gambaran yang lain. 

Sebenarnya agak malu untuk memposting cerita ini, karena entah apa pendapat orang lain jika membaca cerita ini. Tapi karena ini merupakan pengalaman yang membahagiakan bagi saya, saya rasa tidak salah jika berbagi kebahagiaan kepada orang lain.